PNM dan Unilever Kolaborasi Edukasi PHBS untuk Perempuan Prasejahtera


Jakarta, CNN Indonesia —

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Unilever Indonesia kembali berkolaborasi untuk memberdayakan perempuan prasejahtera Indonesia. Kolaborasi ini berupa program edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disebut Ibu Sehat Keluarga Sejahtera (Bu Karsa) yang diinisiasi sejak 2021.

Pada tahun ini program tersebut secara serentak dilaksanakan di 12 Kota/Kabupaten dari enam Provinsi. Bu Karsa kali ini digelar di Taman Pakui Sayang, Makassar, Jumat (8/9).

Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menjelaskan, nasabah PNM Mekaar seluruhnya merupakan perempuan prasejahtera yang berperan besar dalam mengurus keluarga sekaligus membantu ekonomi. Sehingga pendampingan untuk mencerdaskan mereka perlu terus dioptimalkan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ibu-ibu ini yang paling berperan untuk mengatur hal-hal dasar di dalam keluarga mulai dari kebersihan, kesehatan, sampai nutrisi dari makanan. Untuk itu, edukasi ini akan kita maksimalkan agar mudah diterapkan,” kata Arief dalam keterangannya dikutip Sabtu (9/9).

Selain edukasi, pihak PNM juga berharap keberlanjutan program dapat menjadi kebiasaan sehari-hari nasabah. Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus mengamini hal tersebut.

Menurut Nurdiana, peran perempuan terutama ibu sangat penting dalam meningkatkan kesadaran anggota keluarga untuk menerapkan PHBS. Melalui program Bu Karsa, 600.000 nasabah PNM Mekaar bisa mulai menerapkannya secara mudah melalui materi sosialisasi yang disampaikan saat Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

“Program Bu Karsa ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Unilever Indonesia dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdiana.

Sebagai informasi, pada 2021 dan 2022, program Bu Karsa sudah menjangkau lebih dari 1 juta perempuan yang merupakan nasabah PNM Mekaar.

Program ini dikemas dalam empat pesan edukasi utama yaitu pencegahan penyakit menular, kebersihan diri, keluarga dandan lingkungan, pemilahan dan pengolahan sampah, dan isi piringku sesuai panduan resep Nutrimenu.

“Program ini juga bentuk konsen PNM dalam tiga pilar pembangunan yakni ekonomi, sosial dan lingkungan yang menjadi isu pembangunan global dalam membantu mencapai 17 indikator pada tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Arief.

Bagi PNM, inisiatif ini merupakan bentuk pemberian modal intelektual kepada nasabah binaan PNM. PNM sendiri memberikan tiga modal utama kepada pelaku usaha ultramikro yaitu modal finansial, intelektual dan sosial. Sedangkan, bagi Unilever, program ini merupakan salah satu perwujudan komitmen perusahaan untuk sama-sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

(inh)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *